Sunday, March 12, 2017

Menghemat daya, mereduksi panas dan meningkatkan performansi Laptop Ubuntu

Ketika saya membeli laptop, biasanya hanya dua parameter yang saya perhatikan: processor dan battery. Keduanya menyangkut produktivitas saya dalam bekerja. Setelah membeli biasanya saya tidak begitu saja percaya pada default setting Laptop tersebut, baik yang ber-OS Windows, Linux atau MacOS. Namun optimasi hanya bisa saya lakukan pada laptop berbasis Linux, khususnya Ubuntu karena dua lainnya sangat susah untuk dioprek (Closed source). Langkah-langkah berikut adalah cara untuk menghemat daya, mereduksi panas dan meningkatkan perfomansi Laptop berbasis Ubuntu.

  1. Install Thermald
  2. sudo apt install thermald
  3. Install lm-sensors
  4. sudo apt install lm-sensors
  5. Install fancontrol (atau macfanctld)
  6. # Untuk fancontrol
    $ sudo apt install fancontrol
    # untuk macfanctld
    $ sudo apt install macfanctld
    
  7. Download and Install Intel Graphic Tool
  8. $ wget https://download.01.org/gfx/ubuntu/16.04/main/pool/main/i/intel-graphics-update-tool/intel-graphics-update-tool_2.0.2_amd64.deb
    $ sudo dpkg -i intel-graphics-update-tool_2.0.2_amd64.deb
    
  9. Set governor: powersafe atau performance (sudo apt install linux-tools-common)
  10. sudo cpupower frequency-set -g performance
    
  11. Cek Laptop speed
  12. sudo cat /sys/devices/system/cpu/cpu0/cpufreq/cpuinfo_cur_freq
    
  13. Enjoy
Penjelasan:
Thermald merupakan thermal daemon yang dibuat oleh tim open source intel yang berguna untuk memonitor dan mengontrol temperatur platform (Hardware Intel melalui kernel Linux). Daemon ini bertugas 'mendinginkan' sistem.

lm-sensor merupakan paket monitoring kesehatan hardware yang meliputi temperatur, fan speed dan tegangan (voltage). Untuk melihat pembacaan lm-sensors ketikkan sensors atau watch sensors untuk memonitor pembacaan sensor secara real time. Bedanya dengan thermal, paket pengontrol kecepatan seperti fancontrol dan macfanctld bekerja berdasarkan pembacaan lm-sensors ini.

Intel Graphic Tool merupakan driver buatan intel untuk graphics card buatan mereka. Saya sangat merekomendasikan untuk mengintasllnya. Cara menginstallnya adalah sebagai berikut. Download file .debnya di link berikut >> https://download.01.org/gfx/ubuntu/16.04/main/pool/main/i/intel-graphics-update-tool/intel-graphics-update-tool_2.0.2_amd64.deb. Kemudian, jalankan perintah-perintah berikut:
wget --no-check-certificate https://download.01.org/gfx/RPM-GPG-KEY-ilg-4 -O - | \
sudo apt-key add -
sudo apt update
sudo apt upgrade

Intel graphic update tool sudah terinstall. Langkah selanjutnya adalah menginstallnya via GUI. Ketikkan intel pada dash dan klik intel graphic update tool for Linux.


Ikuti langkah-langkahnya dan driver intel paling update untuk Laptop anda akan terinstall. Selanjutnya adalah setting dari graphic tool tersebut (intel_pstate). Intel_pstate adalah scaling driver dari intel yang bekerja untuk processor generasi kedua keatas (i3, i5 dan i7 dengan kode pertama 2xxx atau diatasnya) yang mana kinerja processor akan 'diskalakan' oleh driver intel_pstate ini. Ada dua mode yang didukung: 'powersave' dan 'performance'.
Untuk meng-enable intel_pstate, lakukan hal berikut:

sudo gedit /etc/default/grub
Pada baris GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash" tambahkan frasa berikut "intel_pstate=enable", sehingga menjadi,
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash intel_pstate=enable"
Kemudian lakukan update-grub,
sudo update-grub

Restart laptop anda. Untuk mengecek apakah intel_pstate sudah di-enable, ketikkan perintah berikut pada terminal,
cat /sys/devices/system/cpu/cpu*/cpufreq/scaling_driver

Perintah diatas akan memberikan output 'intel_pstate'. Sebaliknya, jika output perintah diatas masih 'acpi-xxxxx' ada kesalahan pada langkah-langkah sebelum, investigasilah.

Beberapa orang menyarankan mode 'powersave', namun berdasar pengalaman saya, mode ini justru memperlambat kinerja laptop. Langsung saja cus pada mode 'performance'. Cara menset mode peformance adalah sbb:
sudo cpupower frequency-set -g performance

Jika ingin berpindah ke mode powersave untuk menghemat daya, ganti 'performance' dengan 'powersave'.

Untuk mengecek mode/governor apa yang saat sedang dijalankan ketikkan perintah berikut,
cat /sys/devices/system/cpu/cpu*/cpufreq/scaling_governor

By default, setelah boot Ubuntu akan mengecek ondemand setting di /etc/init.d/ondemand.  Rename file tersebut agar mode performance digunakan sebagai default setelah boot. Contohnya seperti ini,

# pindah ke direktori /etc/init.d/
cd /etc/init.d/
# rename ondemand menjadi bak.ondemand
sudo mv ondemand bak.ondemand

Sebagai tambahan, saya membutuhkan linux-tools-* agar kinerja laptop stabil. Problem yang saya hadapi adalah kinerja laptop yang menurun jika dipakai lama. Saya hanya menduga karena ketidakmampuan kernel untuk menjaga kecepatan CPU. Berikut adalah instalasinya,
sudo apt install linux-tools-4.8.0-41-generic linux-tools-generic
Selamat mencoba, hemat energi penggunaan laptop, reduksi panas dan tingkatkan kinerja laptop anda.

UPDATE:
  • mengenable intel_pstate mungkin akan membuat laptop anda menjadi lambat. Solusinya adalah kembali ke mode acpi-cpufreq dengan mendisable intel_pstate pada /etc/default/grub. Menghapus opsi "intel_pstate=enable" juga akan mengembalikan driver default Ubuntu untuk scaling driver.
  • Ubuntu 16.04 by default sudah menggunakan intel_pstate, yang perlu anda lakukan adalah mengeset ke mode performance sesuai dengan langkah ke-5, namun anda membutuhkan linux-tools-common terlebih dahulu.


Referensi:
  1. http://www.webupd8.org/2014/04/prevent-your-laptop-from-overheating.html
  2. https://01.org/linuxgraphics/documentation/running-update-tool-using-gdebi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...